welcome^^ to my blog. Jangan mempermalukan dirimu sendiri untuk menjadi seorang flagiat. Tidak semua yang saya tulis adalah kamu dan semua yang kamu baca adalah saya.

Jumat, 31 Januari 2014

Pagi yang lebih cerah, hari yang lebih indah

Saat aku marah ketika ia seakan iri,
Saat aku merasa risih ketika ia mengeluh,
Saat aku bosan mendengar bandingan-bandingan itu,
Akhirnya ku-mengerti bahwa rasanya memang begitu, bahwa hal yang wajar ketika ia membandingkan dan menjadi iri,
Ketika ku datang dan melihat betapa sempurnanya hidup seseorang, lelah itu datang..

Tuhan memberikan tempat yang selalu sesuai untukmu, dan akan selalu kupercayai begitu. Ketika Dia mengatakan hal yang pantas dan tidak, maka begitulah seharusnya.

Manusia menginginkan. Bercita-cita. Ingin menjadi. Akan menemukan. Berkaca dari kehidupan yang tampaknya sempurna dari kehidupan seorang yang lain.

Ketika perbandingan datang melalui fikiran, membuka satu per satu dan meneliti setiap detil dan helai nya. Kamu akan menemukan perbedaan dan rasa iri. Alangkah indahnya jika aku juga begitu.

Jika begitu, mari kita mencoba meraihnya bersama. Berdoa hingga Tuhan lelah mendengar semua permintaan itu. Mencoba hingga semua rasa dan perih tak lagi terasa sebagai sesuatu yang menyakitkan. Mari kita meraih dengan kemenangan.

Esok, aku juga akan begitu. Tuhan akan memberikan kesempatan untukku juga menjadi begitu, mendapatkan semua itu.

Kita akan menjadi sama. Aku meraihnya dengan usaha dan perjuangan, lalu kau medapatkannya karena hal sederhana bernamakan jalan kehidupan.

Jangan bertanya kenapa padaNya. Dia selalu punya rencana. Kurasa aku cukup percaya bagian itu.

Kapan perjalanan panjang ini berakhir? Aku hanya akan bertanya untuk itu. Aku tak akan menyerah dengan permohonanku. Jadi jangan bosan mendengarku.

Aku akan diam dan menutup mataku. Dunia ini selalu jadi yang terindah. Aku akan bersabar dan menunggu waktu untukku.  Jadi cepatlah datang padaku.

Aku akan menunggu untuk bunga yang bermekaran. Menunggu untuk cinta yang manis akan segera datang. Menunggu untuk segalanya menjadi mudah. Menunggu untuk meraih bukanlah lagi hal tersulit. Menunggu seakan kebahagiaan bukan hanya sesekali dan keberuntungan. Menunggu untuk saat-saat te-manis.

Aku tak akan menjadi iri. Aku tak akan menjadi benci. Aku tak akan berhenti meminta dan berdoa hingga Engkau lelah. Aku akan tersenyum dan bersyukur. Hanya itu yang menguatkanku.