welcome^^ to my blog. Jangan mempermalukan dirimu sendiri untuk menjadi seorang flagiat. Tidak semua yang saya tulis adalah kamu dan semua yang kamu baca adalah saya.

Senin, 30 September 2013

Love is love

25 juli 2013
hai! kakak tetangga yang sampai sekarang namamu masih rahasia.
apa kabar? masihkah kamu pulang malam melintasi warung kecilku? lelahkah kamu pulang malam?
besok, bisakah kamu tetap pulang malam bahkan ketika kamu lelah? aku akan menunggu senyummu yang remang-remang dibawah sinar bulan. itu menyenagkan.

27 juli 2013
hay! kakak tetangga yang wangi, kenapa malam ini tidak pulang? aku menunggu sepanjang malam.
lalu bisakah aku jadi sepadan denganmu? aku yang biasa.
aku yang tidak cantik, yang tidak modis, aku yang tidak kaya, tidak pandai bergaul, tidak manis, tidak bertubuh langsing dan kecil, aku yang hanyalah aku.
aku yang seorang pembaca setia dari buku-buku tebal, pemecah kasus dari ribuan hitungan matematika sulit, penyimpan perasaan paling handal dari yang pernah ada. bisakah aku jadi sepadan denganmu dan berharap kamu hanya menoleh sesaat untuk melihatku.

30 juli 2013
aku frustasi! bisakah kamu pulang sekarang? ini melelahkan.
menunggu itu menyebalkan, dan hanya untuk beberapa menit luar biasa yaitu melihat wajah lelahmu walau dari sisi samping yang sangat minim.
aaaahhhh!!! aku gila!.

01 agustus 2013
apa kabarmu? sekarang jadwalmu sudah semakin padat ya?
kamu tidak lagi pulang jam sebelas lewat limabelas menit malam. harus berapa lama aku menunggu.
seseorang yang kurindukan, yang bahkan tidak kukenal sampai sekarang sosoknya secara nyata dan jelas. bisakah aku tetap jadi pengagum rahasia yang menunggumu walau hanya untuk melihat senyum ramahmu. aku lelah melakukan ini, tapi sulit sekali mangakhirinya. bisakah kamu pulang sekarang?

02 agustus 2013
kamu baru saja lewat. dan senyum itu masih sama, hangat dan manis.
apakah surga sedang kehilangan malaikat? hingga salahsatunya bertempat tinggal disamping rumahku, menjadi tatangga rahasia yang baru, yang hanya hampir sebulan datang dan terseyum ramah seakan mengibarkan bendera putih perdamaian, atau persahabatan? bisakah aku minta lebih, mungkin sesekali kamu bisa membeli sesuatu di warung kecilku. lilin misalnya?.

03 agustus 2013
aku rasa aku sudah mulai gila.
kamu memenuhi semua fikiranku, hingga otakku hanya berisi kamu dan kamu.
mungkin yang satu ini berbeda, aku malu menjadi aku yang sekarang, bahkan aku malu berdongeng pada sahabat baikku tentang putri pemalu baik hati sepertiku.

04 agustus 2013
hai!!!!! taukah kamu, kau, kalian, dia, semuaaa..?
dia bicara padaku, dia berkata "bisa minta korek api?", "berapa?"
dan suaranya luar biasa indah, aku kira aku akan tumbang dan pingsan ketika dia meminta, anehnya aku baik baik saja. hari ini hari yang indah, Tuhan.. bolehkah aku berdoa? bantu aku untuk membuatnya membeli korek api setiap hari padaku.. aku mohon...

05 agustus 2013
sepertinya dia sudah memiliki seseorang.
tadi ketika honda jazz hitam nya berhenti, aku melihat seorang perempuan cantik yang ikut turun bersama.
bukankah ini hal biasa? maksudku, aku terbiasa dengan hati yang patah atau rusak, atau cinta yang sebelaha tangan. Tuhan.. bisakah untuk kali ini saja, aku memintanya untuk jadi milikku?.

12 agustus 2013
aku.. akan jadi penggemarnya saja.
pacarnya yang cantik dan sempurna tidak sebanding untukku.
kau tau? aku mengacuhkannya saat dia terseyum tadi, dan sekarang hatiku sesak.

16 agustus 2013
aku tidak bisa, ini terlalu sulit.
aku tidak peduli siapa perempuan cantik itu, jadi penggemarnya bukan berarti dia selingkuh kan?
baik! aku akan mulai dengan menunggu lagi!.

20 agustus 2013
hello! kakak tetangga yang sampai detik ini dan hari ini masih terus ku kagumi senyumnya.
aku menyukaimu dan bahkan tidak mengerti kenapa atau bagaimana.
aku menyukaimu dan walau hanya sesekali memandangmu ketika malam datang dibawah remang-remang lampu di pinggir jalan.
aku menyukaimu yang tidak pernah kukenal dengan baik walau hanya sebutan apalagi namamu.
aku menyukaimu yang hanya beberapa kali kudengar merdu dan indahnya suaramu, yang kurasakan sesaat teduh dan tenangnya berada disisismu.
aku menyukaimu yang memiliki semuanya dan luarbiasa sempurna.
aku menyukaimu yang hari ini memberanikan diri berkata suarmau cantik dan parasmu luar bisa indah lalu kamu membalas dengan lagi-lagi senyuman hangat dan suara lembut "kamu juga".
aku menyukaimu.. oleh karena itu bisakah aku meminta Tuhan membuat dirimu nyata dalam cerita sederhanaku?
kau berbeda, dan aku rasa aku akan segera menjadi penghuni dirumah sakit jiwa karenanya.

28 agustus 2013
mungkin Tuhan memilki rencana lain, hingga kamu tak lagi muncul dan kurasa hilang ditelan malam atau semacamnya. delapan hari, dan kamu tidak pernah kulihat pulang walau kutunggu hingga pukul duabelas malam. mungkin aku yang sederhana juga tak boleh memimpikan kamu yang luar biasa..


**************


01 juli 2013
suasana yang indah, tetangga yang ramah dan gadis kecil manis penjaga warung. 
aku rasa aku betah disni. gadis kecil itu terkantuk-kantuk di warungnya, hahha itu lucu.

11 juli 2013 
tetangga ini semakin manis. tadi kudengar dia teriak-teriak ramai, dan tak lama menyanyi riang. 
hahahaaha, gadis menarik, siapa namamu?

14 juli 2013
aku masih memperhatikanmu gadis kecil.
namamu vita kan? sudah kutanyakan pada mamamu tadi siang saat kamu kuliah. 
maukah kamu selangkah lebih dekat padaku? mari kita mulai dengan berteman dan berakhir dengan.. sesautu yang lebih dekat mungkin.. ?

25 juli 2013
hari ini melelahkan, apakah semua hal harus kuselesaikan? tolonglah.. bukankah aku boss?!
ngomong-ngomong apa yang dilakukanya selarut ini? masih menjaga warung? 
tidak apa-apa setidkanya senyummu mengobati rasa lelahku. :)

27 juli 2013
kamu yang sederhana.
kamu yang selalu membaca buku-buku tebal yang tak kumengerti berserta angka-angkanya.
kamu yang hanya diam tak bisa kutebak sedih dan senangnya. 
kamu yang manis berdiri disana setiap malam, yang seakan menungguku. 
kamu yang diam-diam mengisi ruang dalam hatiku, bolehkah aku mulai mengagumimu?..

30 juli 2013
apa yang kaulakukan sekarang gadis kecil?
masih membaca buku atau sibuk menonton entah film di layar televisi. 
pekerjaanku masih sangat banyak.
entah bagimana, rasanya aku ingin berlari kerumahmu hanya untuk meihatmu berdiri disana. 
mungkin dengan sedikit senyum manismu??


02 agustus 2013
Haruskah aku membeli sesuatu tadi? Ahhh.. gadis kecil ini ramah sekali.
Mungkin aku tak perlu lagi belanja ke supermarket.
Setidaknya aku akan lebih lama memandang kamu dari dekat, manis.
Selamat malam..

03 agustus 2013
Dia manis sekali, walau terlihat jauh di sebelah sana..
Bolehkah aku menyapanya lagi dan lagi?
Kurasa aku akan gila. Damn!

04 agustus 2013
Setelah semua keberanianku terengut, dan hanya “korek api”
Damn! Harusnya aku membeli pembalut,
Bukankah ini memalukan niko! Kau gila!
Dia akan berfikir kamu ngerokok kan, mungkin gadis itu akan berubah fikiran padaku. L

05 agustus 2013
Mbak dessi pulang hari ini, wahh.. mbak akan jadi orang pertama saksiku yang diam-diam menyukai vita.
Apa yang salah denganmu harini? Apakah senyummu belum di isi ulang??

12 agustus 2013
Apa yang salah denganya? Vita kenapa? Dia seperti mengabaikanku..
Dia membenciku? Benar kan dugaanku, dia pasti berfikir aku merokok sehingga tak lagi suka pada laki-laki begajulan perokok. Ohhh, God.. wht should i do??.

16 agustus 2013
Apa yang salah denganmu manis?
Aku seperti digantungkan bahkan sebelum kita resmi “jadian”.
Mungkin kamu sudah ada yang punya ya? Haruskah aku menyerah?
Bisakah aku melihat senyum manis itu lagi? Aku benar-benar lelah dan merindukannya.

20 agustus 2013
Apa kabar gadis manis tetangga yang selalu terlihat polos tetapi luar biasa.
Aku mulai memperhatikanmu dan tidak pernah kusadari semenjak kapan itu, kamu mulai terasa menarik bagiku.
Hidupmu, kisahmu, ceritamu, bahagiamu, tanggismu, entah kenapa aku ingin jadi bagian dari semua itu.
Aku mulai jadi seorang pemuja setia yang lain ketika harus memperhatikanmu dari balik tirai kamarku, tauhakah kamu? Aku menjadi seperti hidung belang yang menuggu mangsa.
Walaupun begitu, bisakah kukatakan aku menyukaimu.. ?
Aku mungkin tak punya cukup waktu untuk itu mulai hari esok tiba,
Aku punya masalah kecil yang akan berlangsung lama, mungkin.
Aku tak bisa lagi pulang kesana dan melihatmu dari jauh, aku harus keluar negri sementara untuk lari dari kisah pahit yang baru kukenal sekarang.
Setelah aku baik-baik saja dan sembuh, bisakah kita bertemu? Dan aku akan berlutut memintamu dengan sangat jantan. Aku berjanji akan hal itu.
Jadi, bisakah kamu menunggu untuk hari itu?..

***

Untuk seorang teman yang mengangap mencintai adalah hal yang salah dan memalukan. 
Tidak ada yang salah ketika manusia mulai memilki rasa cinta teman, manusia hidup
dengan itu,
Semua menjadi salah ketika kita menutup diri dari lingkungan dan menjauhkan rasa
cinta yang akan datang mengetuk.
Untuk kamu yang lagi-lagi takut akan rasa sakit dan disakiti.
 Teruslah  berjuang menemukan bagian-bagian lain dari sesuatu yang ingin kamu capai dan miliki.
Sssssstt.. mungkin dia lebih menyukaimu, cantik.. :)

Yang selalu kamu ungkapan tentang "teman"..


Untuk kamu yang selalu bersembunyi dalam gengsi dan dalam gemerlap lampu terang benderang tak bersuara dan menyapa bahkan ketika kamu bisa.

Untuk aku yang selalu diam menyimpan semua kata yang tidak pernah terungkap karena takut akan kenyataan dan perbedaan.

Kita sepasang manusia bodoh yang takut akan cacian dan cibiran.

Kita sepasang ‘teman’ yang tak pernah mengaku lebih bahkan ketika hati sama-sama merasakannya.

Kita seseorang yang sampai hari ini bersembunyi dalam diam dan sepi yang tak pernah saling mengungkap.

Kita yang sampai pada detik ini hanya menyakiti karena ego dan pandangan masing-masing.

Kita yang mengangap ‘pertemanan’ antara sepasang perempuan dan laki-laki tidak akan berkembang menjadi rasa kangen atau ingin memiliki.

Kita yang selalu saling menolehkan wajah ketika salah satunya berlalu dengan angin dan hembusan badai yang lain.

Kita yang sama-sama tak berani mengungkap karena terperangkap dalam gengsi diri masing-masing.
Kita yang pada akhirnya menyerah pada jarak yang membuat rasa yang tumbuh bahkan ‘pertemanan’ menjadi hilang tak berbekas.

Kita yang berhenti pada dermaga terakhir dan pada akhirnya saling mengucapkan salam perpisahan.
Kita yang seperti tak penah mengenal cinta dan pura-pura tak mengenal kasih mengabaikan rasa khawatir dan lagi-lagi menjadi egois.

Kita yang terus berbohong dan sampai pada saat ini mengangap beberapa tahun yang telah terlewti menjadi sebuah bualan kosong dan cerita yang hanya disimpan tak pernah terungkap dalam kata dari bibir rapuh secara langsung..

Kita yang terlalu berbeda, namun tetap diam-diam saling suka..

***

Lagi lagi untuk kamu, yang tampaknya masih larut dalam sebuah lingkar hitam yang tak membuatmu dewasa dan tumbuh selayaknya. Berhentilah mengeluh atas semua yang terjadi padamu, karena aku tak lagi jadi tempatmu bersandar. Katakanlah i love you, dan aku akan tinggal. Hanya jika kamu mau.. 

Selasa, 10 September 2013

Bahagia untukmu...

Sesekali aku mengingat hari itu, Bahagia yang karena hal sederhana, tertawa karena hal yang tak begitu lucu, dan berjalan dijalan yang tak seharusnya dilalui.
Terkadang aku merindukanmu, bersandar padamu membuat semuanya menjadi hari yang baik.

Aku masih ingat saat itu, ketika dunia cukup membuat langitku terasa hitam dan gelap, Dan kau hanya perlu berdiri disana, mengajakku keluar dan kita bersenang-senang. itu menyenangkan dan seketika aku lupa hari ini bukan hari yang baik atau ketika aku ingin lari dan menjauh dari dunia ini, kau seperti punya tempat persembunyian untukku lari. itu juga menenangkan. 

Ketika masa-masa yang kata semua orang masa terindah akan berakhir, "kita akan jadi begini selamanya" kurasa itu yang kudengar, "kita tidak akan saling melupakan" itu juga, "kita akan liburan bersama" itu sebuah janji, yang walau tak dilengkapi materai atau tanda tangan dan surat sah. bukankah harusnya ditepati. 

Pada awalnya kau masih disana. menyapa, bercerita, berbagi dan tertawa. 
lalu ketika kau mulai membuat jarak kecil dan membuatku sedikit marah, kau kembali dengan paksaan, ini tak menyenangkan lagi. jalan cerah yang kemarin juga tak terlihat sama. kau berubah. ternyata janji hanyalah sebuah ucapan sementara dan ketika semua mulai berlalu seiring waktu maka janji juga akan begitu, menghilang dan berlalu. 

Kau seperti lelucon dalam buku novel, atau film komedi dalam televisi. aku tak akan bosan tertawa, tidak sulit untukku. terlebih jika bersamamu, itu mudah. kau bukan yang dulu lagi ketika kembali dan menyapaku lagi. itu bukan dirimu, yang dulu tak kutemukan lagi padanya yang baru. mungkin hidup disana berbeda, mungkin disana mobil, cara berpakaian, tempat nongkrong adalah segalanya dan aku kuno, bahkan aku tak sesering itu minum kopi mahal di cafe, aku juga tak suka nongkrong membicarakan hal tak jelas di satu tempat. mungkin karena itu kita tidak berteman lagi. aku juga tak tau mode, mungkin kau malu.

Apakah itu adalah hal-hal yang penting? aku tak peduli bahkan ketika seseorang itu sangat biasa. karena kita sahabat. aku fikir, bahwa ketika kita bersahabat maka hal-hal seperti itu tidak berlaku, tapi dunia berubah. atau duniaku saja yang terdapat undang-undang seperti itu? kita sahabat, dan itu bukanlah hal yang penting dimataku.

Aku berharap banyak padamu ketika hari-hari sulit itu datang. setidaknya katakan maaf atau menyesal, atau bersedih. walaupun dan jika hanya palsu, itu akan lebih baik. kau hanya berfikir tetang nongkrong dan jalan lagi, hari-hari sulitku bukan bagian yang menarik. mungkin itu bukan dirimu, kau tertukar dengan yang lain. aku hanya mulai merasa kehilangan janji itu. 

Apakah menyenangkan? maksudku disana. hingga kebiasaan dan cara hidup yang baru membuatmmu bergerak jauh dan semakin menjauh. apakah group itu adalah group idola? aku hanya mahasiswa biasa disini, tak sehebat itu. apakah teman-temanmu sangat menyenangkan? hingga bahkan pesan singkat tak lagi ada bahkan hanya untuk menyapa. apakah semua social mediamu sudah kehilangan sinyal, dan tak melihat status dan tulisanku yang galau dan kesepian? tetapi kau selalu ada di twitter dengan aktivitasmu yang sepertinya super padat, dengan teman-temanmu yang super gaul. melupakanku.

Mungkin aku iri, mungkin aku marah dan kau memang tak lagi sama. sahabat hanya seperti ini, hanya saja aku baru menyadari itu. itu hanya sebuah ucapan biasa, bukan janji hingga hanya aku yang berfikir akan menepatinya. dunia yang kau tinggali tak mengizinkamu untuk itu. untuk kolot dan biasa sepertiku. iya kan?.

Apa kau bahagia? aku kesepian. apakah duniamu menyenangkan? banyak hal-hal buruk terjadi padaku. apakah kau punya banyak orang disampingmu? aku punya.dia hanya seorang, dia biasa, dia menemaniku dengan sangat baik, dia sederhana dan aku sayang padanya. Dia sahabatku. duniamu indah? hingga kau lupa bahkan hanya menyapa atau menanyakan kabar. teman-temanmu pasti sangat luar biasa. mereka menyenangkan, mereka baik, mereka tau mode, mereka suka nongkrong. aku tidak seperti itu ya?

Aku akan membiarkanmu pergi. seseorang boleh berubah. kenangan ya kenangan. semoga hidup barumu bahagia ya.. aku akan bahagia untukkmu, aku tak cukup berkualifikasi untuk pergaulan hidupmu yang baru. tidak! bukan kau yang salah, hanya saja aku yang menyerah. aku tak akan menunggu lagi untukmu datang dengan senyum seperti yang lalu, sahabatku yang itu telah berlalu dan jauh. 


kamu yang sedang menikmati hidup yang baru disana, 
dengan tulus aku lagi-lagi berkata, "aku bahagia untukmu.."

Minggu, 08 September 2013

Bisakah aku...?

Aku berasumsi,
Bermimpi tentang mencapai sebuah kisah indah yang akan menjadi nyata.
Semua dapat kulakukan, bahkan aku bisa mengepakkan sayap dan terbang tinggi.
Kuberikan semua harapan dan kekuatanku untuk tetap berdiri dan berpegang erat pada keyakinan,
Lalu kenapa kau, dia dan yang lainnya selalu membuatku mundur dan menyerah?
Ucapku dalam hati, aku akan! Aku bisa! Akan kutunjukkan!
Lalu seketika kalian hanya berbisik, menyerahlah..
Aku tak cukup rapuh untuk berhenti, tetapi batin dan hatiku tak juga terlalu kokoh untuk bertahan dan berpura itu tak terjadi,
Kulakukan. Dan seluruh tenangaku kuhabiskan untuk sisa harapanku yang terakhir itu,
Dan kenapa semua menjadi hal yang sangat sulit untukku?
Bisakah aku membenci hal itu?
Ketika semua tenaga dan keyakinan runtuh sedikit demi sedikit menjadi sebuah harapan sayu,
Sepertinya mereka benar..
Lalu kalian tersadar dan berhenti menghentikan lalu berbalik memberi harapan,
Dan, tapi itu semua sudah terlalu melelahkan
Hingga tenaga yang seluruhnya telah menjadi harapan tak lagi jadi kekuatan,
Aku telah lemah tegulai dan lesu,
harapanku untuk bisa dan bertahan sudah terkikis! 
Seiring dengan tak ada kepercayaanmu, tak pernah dukunganmu, dan rasa takutmu.
Aku lelah mencoba membuatmu percaya, aku bosan menjadi berani, aku bahkan mulai berhenti untuk bermimpi.
Aku mulai tak lagi percaya pada mimpi itu,
Mungkin itu hanya caraNya untuk menyenangkan hatiku saja,
Mungkin katanya benar untuk menyerah,
Mungkin itulah aku yang tak bisa,
Kenapa aku runtuh dan sangat lelah seperti ini? Bahkan mereka tak menyentuh bahkan setitik kulit luar raga kokoh ini.
Kenapa aku ingin berhenti dan merasa tak ingin lagi mencoba? Mereka tak membentak, mereka hanya berbisik.
Dan seketika pertahanan dengan ribuan kepercayaan diri, rasa berani dan keyakinan itu runtuh.
Bisakah aku?
Aku tak yakin lagi, tak seperti kemarin ketika ribuan rasa berani itu menyelimuti.
Mampukah aku?
Aku tak mengerti lagi, tak seperti kemarin dengan ribuan pemahaman yang membuat semuanya seakan akan benar nyata dan seperti terjadi.
Akankah aku?
Aku tak bisa meyakini lagi, seperti lalu ketika senyum dan tawa semangat bagai ribuan tenaga yang selalu di isi ulang lagi dan lagi.
Kenapa mereka begitu padaku? Kenapa perlakuan untukku begitu? Berbeda padaku?
Bisakah aku?
Ketika mentari tak menyapa dengan hangat dan pasti.
Bisakah aku?
Ketika sedikit masa depan memperlihatkanku pada perubahan dan mimpi-mimpi itu tak kumiliki.
Bisakah aku?
Bahkan kau dan sekarang diriku pun tak lagi yakin aku bisa.
Bisakah aku?
Saat semua bukti menujukkan padaku semua itu mungkin tak berarti.
Aku akan disini menunggu datangnya hari, menemukan apa yang hatiku cari, melihat nyatanya sebuah mimpi, mengapai apa yang menjadi imajinasi, terseyum manis pada dunia atas pemilik hati, menjadi awal dari sebuah lembaran baru yang menjadi dongeng yang mengisi hati, membahagiakan, mengapai, menjadi, memiliki apa yang duniaku cari.
Bisakah aku....?

Rabu, 04 September 2013

Goresan kisah dariNya

Manusia berencana, tapi Tuhan yang menentukan..
Manusia meminta, tapi Tuhan yang akan merencanakan..
Manusia berdoa, dan Tuhan membuat sebuah jalan cerita..

akan sulit untukku menemukanmu, 
bahkan mungkin tidak kutemukan lebih jauh, 
bayangmu, dan walau hanya bayangmu akan semakin jauh
mungkin hangat gengaman tanganmu, pelukan erat kasih sayangmu, pengorbananmu, rasa citamu,
yang kutunggu, 
akan selalu menjadi kata "yang kutunggu", 
bolehkah aku menangis? ini hanya terasa tidak adil,
ketika sebuah tanda kecil yang membuatku merasa akan menemukan, 
taukah kau betapa aku bahagia karena itu? dan ketika kutau tak lebih dari sekedar harapan dan lagi kosong,
tidak apa-apa, semua baik-baik saja. 
manusia berencana, namun Tuhan akan menjadi juri atas rencananya. 
manusia meminta, namun Tuhan yang akan memberikan sesuatu menurut jalanNya.
manusia berdoa, dan tuhan akan menuliskan sebuah kisah yang takdir kataNya. 
aku meminta padamu, berdoa untuk sebuah kisah yang kuciptakan bahkan sampai aku lelah dan tertidur, 
aku berdoa dan dalam setiap doaku kembali kuselipkan dunia dan kisah yang kuinginkan terjadi di dalam hidupku, 
aku berasumsi menginginkan dunia itu dan menahan semua sakit dan perih berharap Engkau akan datang dengan hari itu,
aku berimajinasi seakan hari itu akan datang dengan sangat jelas terbentang indah di depan jalan sana, 
dan kurasa Engkau belum mengizinkan untuk semua itu terjadi, 
dan mungkin Engkau memilki rencana yang lain untuk sebuah kisah yang lain, 
dan mungkin Engkau ingin menujukkan hal yang lebih baik dan lebih banyak untukku nanti, 
apapun itu.. bagaimanapun itu.. 
aku hamba milikMu dan kusadari itu sepenuhnya, 
apapun kataMu, apapun kehendakMu, apapun cerita yang Engkau lukiskan untukku, 
indah ataupun cantik, hitam ataupun putih.. sakit ataupun senang.. 
terimakasih untuk hari itu Tuhan, 
yang akan terjadi biarlah terjadi, dan semua yang kan menjadi biarkan menjadi..
aku akan hidup dengan ridhoMu, mati dengan jalanMu dan memiliki kisah dari goresan kisahMu..