Sabtu, 28 Juli 2012

Guitar


Sebenarnya apa yang ku lakukan sekarang ??
Merindukan sang “cinta” kah ?? bermain main dengan “fikiran” kah ??
Memandang yang datang dan pergi lalu lalang kah ??
Atau hanya mematung menunggu keberuntungan yang jatuh ??
Bahkan bulan dan segala hal yang berada di atas sana akan tertawa..
Mulai mencemooh dan tersenyum sinis,
Wahai fikiran, bahkan aku tak bisa mengendalikanmu..
Lucu kan..
Aku hanya mendengar lantunan lantunan gitar keci dari seorang “berbakat”
Indah dan penuh dengan “rasa”,
Lalu sedikit demi sedikit mulai kembali ke masa lalu, yang akan bahkan mungkin sudah terhapus,
Dia yang sedang memetik senar senar kecil dan memainkan musiknya..
My heart will go on..
Terimakasih untuk membuat lamunan panjang ini kembali ke masa masa itu,
Masa masa yang menyakitkan namun entah mengapa aku inginkan untuk kembali..
Aku memiliki banyak sekali impian, satu di antaranya..
Duduk di depan gitar “milikku” dan memetiknnya, menyanyikan sepotong kecil dari lagu lagu yang “mengigatkanku” pada orang orang yang berlalu itu..
Tapi, tidakkah terlalu terlambat meminta Tuhan mengirimkan seorang “berbakat” yang akan mengajariku memetik senar senar gitar dengan jari jariku ??
Entahlah, bahkan aku juga tak berani membayangkan hal itu..
Karna mengharapkan lebih, hanya membuatku semakin luka, jatuh lalu sakit..
Lalu apa aku akan selalu jadi “pendengar” sepanjang hidupku ??
Sekali lagi aku katakan, “aku tidak tau”..
Dan untuk pemuda kecil yang mengingatkan aku akan mimpi yang hampir hilang ini,
Aku berikan doa yang paling tulus untukkmu,
Jadilah satu di antara jutaan yang ter-baik, jadilah satu diantara ribuan yang ter-spesial, bersinarlah lebih dari sinarmu yang sekarang, aku hanya yakin dirimu bukan seorang bisa yang hanya pada tempat yang biasa..
Mungkin jika suatu saat tuhan memberikanku hadiah kecil, mungkin aku akan melihatmu secara langsung dan mendengar petikan petikanmu yang indah itu..


Untuk seorang yang sedang aku dengarkan petikan gitarnya,
“Kamu luar biasa..”

Jumat, 27 Juli 2012

takut


Kau membuatku takut dan lebih takut lagi,
Seakan hari esok tak lagi datang..
Semu dan kelam,
Aku ingin menghapus rasa takut ini, tapi jiwaku bukanlah buku rusak yang bisa di robek dan di buang..

Dengar dengar..
Coba lebih rasakan..
Rasanya sangat menakutkan..
Resah dan resah.. seakan esok tak lagi penuh cahaya

aku takut pada diriku sendiri,
aku takut bahwa “dia” tidak lagi melihatku “spesial”
aku taku diriku tidak lagi “lebih” dari yang kubayangkan
aku takut mengakui aku tidaklah se tangguh itu, takut..

takut jika mereka akan tertawa dan memandangku rendah
tatapan sinis penuh luka dan rasa sakit yang mengerogoti jiwa jiwaku,
aku takut “dia” juga tak lagi percaya padaku,
aku takut tak lagi di pandang seutuhnya, takut..

tapi aku mecoba,
menguatkan nafas ini, lagi dan lagi..
meyakinkan diri ini, terus dan terus..
hingga aku memiliki sedikit saja keberanian untuk berkata “semua akan baik baik saja”

takut akan lupa pada hal hal yang aku inginkan,
selama ini..

inilah kenapa manusia butuh teman,
kenapa manusia tidak hidup sendiri..
karna dunia terlalu kejam untuk di lalui seorang diri,
karna dunia terlalu keras untuk bertahan tanpa perlindungan siapapun..

dan sampai saat ini,
aku masih menantikan sosok itu,
yang akan datang padaku seiring pedihnya rasa sakitku..
seiring lukanya akan sembuh karnamu..

aku meminta itu..

takut.. hingga terkadang fikiran ini tak lagi jernih..
takut.. hingga waktu tak lagi terasa berlalu..
takut.. hingga setiap hela nafas terasa sesak..
dan takut, jikalau sampai nanti tidak ada sosok yang membuatku bangkit..

Kamis, 26 Juli 2012

Psikologi Vs Akuntansi

angan angan Vs kehidupan nyata.. 

kamu boleh memilih apa yang kamu inginkan, tapi setelah semua pilihan berakhir
kamu boleh jadi apa yang kamu mau tapi setelah semua keadaan tak lagi untuk bisa untuk berpihak, 
terimakasih.. terimakasih walau jiwa dan raga ini seakan menolak, tapi aku tak berani menentang lagi.. 
terlalu sakit, sehingga aku tak yakin untuk yang kedua atau yang ketiga kalinya.. 
terimakasih, walau pada akhirnya aku tidak bisa jadi apa yang ku mau.. mungkin ini terlalu sulit.
angan angan dan kehidupan nyata, setidaknya sekarang aku akan coba hidup dengan seperti itu.
mungkin sedikit demi sedikit aku akan mulai menghapus segalanya.. 
Psikologi.. mungkin akan aku lakukan di kehidupan selanjutnya.. atau  mungkin dengan jalan yang lain.
akuntasi.. aku bahkan tidak tau cara memasukkan angka di setiap debit dan kreditnya,
tapi, setidaknya inilah hidup yang nanti akan benar benar aku jalani..



Selasa, 24 Juli 2012

Maaf..


Surat kecil untuk seorang idola yang mungkin cepat atau lambat akan membuatku menyerah, karna keadaan.
Demi tuhan, kamu idolaku selamanya..
               
Mungkin aku akan menyerah dengan situasi ini, dan mungkin perlahan
sosokmu akan semu..
mungkin aku akan mulai mejalani hidupku yang seharusnya, namun
bukan berarti membuang semua angan itu..
hanya saja, nanti aku tidak akan yakin lagi..
sekarang semua rasa cukup semu untukku..
hiduplah dengan bahagia, karna mungkin aku tidak akan cepat berada disana
namun aku tidak meminta Tuhan mengubur permintaanku, hanya mungkin
akan sedikit lebih lama..
bahagialah untukku, bersinarlah lebih terang bahkan lebih dari apapun..
agar aku akan tetap mengagumimu dari balik impian impianku,
tetaplah bersemangat seperti itu, lakukan apapun yang ingin kau lakukan
karna kau mampu, dan karna kau bisa..
jangan sepertiku.. (seperti aku)
jika nanti suatu saat entah kapan hari itu akan tiba, aku datang padamu,
ataupun sebaliknya.. kumohon sambutlah aku dengan senyum hangatmu..
maka itu akan cukup..
jadilah temanku walau sesaat, dan (walau aku berharap lebih dari sesaat)
jadilah alasanku bersyukur menjadi diriku, karna sempat mengenalmu..
jadilah kakakku dan lindungilah aku seperti adik kecilmu..
jadilah begitu..
maaf.. karna tak ku kira, aku begitu mengagumimu..
hingga tak lagi bisa ku bedakan semu dan nyata..
dan maaf hingga pada detik ini aku minta maaf karna mungkin akan berlalu..
dan aku mencintaimu yang semu, yang sampai saat ini tak pernah aku lihat
dengan mata kepalaku secara langsung bagaimana sosokmu..
yang jelas aku jatuh cinta dan menyayangimu,
selamanya dan karna itu..

-JP-

Manusia tanpa arah


Katamu dunia itu indah,
Jadi dengan segala yang ada, aku ingin menggapainya..
Seakan semua yang aku miliki sempurna,
Seakan semua yang ada indah..
Walau aku tak punya apapun,
Tak bisa lakukan apapun.
Tapi dalam duniaku.. aku sempurna.. aku segalanya.
Ketika jalan tak lagi harus d tempuh, seperti biasa.. seperti selayaknya..
Ketika persimpangan inginkan aku memilih, jalanku..
Tapi dia sudah ada di ujung jalan menentukan arah,
Aku ini tak punya arah..
Aku ini tak punya tujuan..
Satu satunya keinginanku, hanyalah hidup bebas..
Hanyalah melihat isi dunia ini,
Tidak perduli bagaimana atau apa,
Tidak perduli orang akan berkata apa,
Aku ingin hidup dengan caraku..
Dengan kebebasanku,
Tapii..
Mungkin dia d ujung sana menanggis,
Tapi..
Mungkin dia di ujung sana menunggu,
Tapii..
Dia lebih memberikanku semua milikknya untuk membuatku ada di jalan itu.
Tapii..
Mungkin aku tidak bisa memilih jalanku sendiri..
Tapii..
Mugkin aku akan pergi ke jalan yang ia hendaki,
Tapii..
Aku tidak bisa bilang tidak,
Dan berhentilah bicara tapii..
Lebih dari keinginanku, lebih dari jiwaku yang meluap ingin bebas dan pergi..
Lebih dari sayap sayapku yang ingin terbang jauh tinggi dan tak berarah..
Dia merengkuhku dengan segala kekuatannya, bahkan mungkin memberikan seglanya..
Lalu,
Apapun itu, mungkin aku juga tak punya daya...
Tak punya apapun..
Aku ini manusia tanpa arah..
Jika diam, maka aku akan diam..
Jika pergi, maka aku akan pergi..
Jika lakukan, maka aku akan lakukan..
aku bayangkan duniaku yang indah, dan kebebasanku..
dan karna mungkin terlalu indah,
terasa sakit dan sangat sulit aku gapai,
namun..
tapii...
walaupun begitu,,
aku ingin tetap seperti itu,
walau arah dan persimpangan manapun telah di tetapkan untukku,
aku ingin tetap memilih kebebasanku..
aku.. aku ingin begitu,,
tapi..
tapi dia di sana menungguku, menantiku,,
akuuu...
hanya ingin bebas...


Untuk orang orang yang lagi lagi kecewa, 
Maaf.. sungguh maaf..