Ini dan itu tak melulu aku, ini dan itu tak melulu tentangmu. Terkadang bunga-bunga hanya saja terlalu indah jika hanya jadi pemandangan. Terkadang juga pakai hati yang meluap jadi kiasan. Entahlah, aku hanya suka kata-kataku yang menjadi sebuah kalimat.
Minggu, 06 Oktober 2013
Gugur sebelum musim semi
Senin, 30 September 2013
Love is love
hai! kakak tetangga yang sampai sekarang namamu masih rahasia.
apa kabar? masihkah kamu pulang malam melintasi warung kecilku? lelahkah kamu pulang malam?
besok, bisakah kamu tetap pulang malam bahkan ketika kamu lelah? aku akan menunggu senyummu yang remang-remang dibawah sinar bulan. itu menyenagkan.
27 juli 2013
hay! kakak tetangga yang wangi, kenapa malam ini tidak pulang? aku menunggu sepanjang malam.
lalu bisakah aku jadi sepadan denganmu? aku yang biasa.
aku yang tidak cantik, yang tidak modis, aku yang tidak kaya, tidak pandai bergaul, tidak manis, tidak bertubuh langsing dan kecil, aku yang hanyalah aku.
aku yang seorang pembaca setia dari buku-buku tebal, pemecah kasus dari ribuan hitungan matematika sulit, penyimpan perasaan paling handal dari yang pernah ada. bisakah aku jadi sepadan denganmu dan berharap kamu hanya menoleh sesaat untuk melihatku.
30 juli 2013
aku frustasi! bisakah kamu pulang sekarang? ini melelahkan.
menunggu itu menyebalkan, dan hanya untuk beberapa menit luar biasa yaitu melihat wajah lelahmu walau dari sisi samping yang sangat minim.
aaaahhhh!!! aku gila!.
01 agustus 2013
apa kabarmu? sekarang jadwalmu sudah semakin padat ya?
kamu tidak lagi pulang jam sebelas lewat limabelas menit malam. harus berapa lama aku menunggu.
seseorang yang kurindukan, yang bahkan tidak kukenal sampai sekarang sosoknya secara nyata dan jelas. bisakah aku tetap jadi pengagum rahasia yang menunggumu walau hanya untuk melihat senyum ramahmu. aku lelah melakukan ini, tapi sulit sekali mangakhirinya. bisakah kamu pulang sekarang?
02 agustus 2013
kamu baru saja lewat. dan senyum itu masih sama, hangat dan manis.
apakah surga sedang kehilangan malaikat? hingga salahsatunya bertempat tinggal disamping rumahku, menjadi tatangga rahasia yang baru, yang hanya hampir sebulan datang dan terseyum ramah seakan mengibarkan bendera putih perdamaian, atau persahabatan? bisakah aku minta lebih, mungkin sesekali kamu bisa membeli sesuatu di warung kecilku. lilin misalnya?.
03 agustus 2013
aku rasa aku sudah mulai gila.
kamu memenuhi semua fikiranku, hingga otakku hanya berisi kamu dan kamu.
mungkin yang satu ini berbeda, aku malu menjadi aku yang sekarang, bahkan aku malu berdongeng pada sahabat baikku tentang putri pemalu baik hati sepertiku.
04 agustus 2013
hai!!!!! taukah kamu, kau, kalian, dia, semuaaa..?
dia bicara padaku, dia berkata "bisa minta korek api?", "berapa?"
dan suaranya luar biasa indah, aku kira aku akan tumbang dan pingsan ketika dia meminta, anehnya aku baik baik saja. hari ini hari yang indah, Tuhan.. bolehkah aku berdoa? bantu aku untuk membuatnya membeli korek api setiap hari padaku.. aku mohon...
05 agustus 2013
sepertinya dia sudah memiliki seseorang.
tadi ketika honda jazz hitam nya berhenti, aku melihat seorang perempuan cantik yang ikut turun bersama.
bukankah ini hal biasa? maksudku, aku terbiasa dengan hati yang patah atau rusak, atau cinta yang sebelaha tangan. Tuhan.. bisakah untuk kali ini saja, aku memintanya untuk jadi milikku?.
12 agustus 2013
aku.. akan jadi penggemarnya saja.
pacarnya yang cantik dan sempurna tidak sebanding untukku.
kau tau? aku mengacuhkannya saat dia terseyum tadi, dan sekarang hatiku sesak.
16 agustus 2013
aku tidak bisa, ini terlalu sulit.
aku tidak peduli siapa perempuan cantik itu, jadi penggemarnya bukan berarti dia selingkuh kan?
baik! aku akan mulai dengan menunggu lagi!.
20 agustus 2013
hello! kakak tetangga yang sampai detik ini dan hari ini masih terus ku kagumi senyumnya.
aku menyukaimu dan bahkan tidak mengerti kenapa atau bagaimana.
aku menyukaimu dan walau hanya sesekali memandangmu ketika malam datang dibawah remang-remang lampu di pinggir jalan.
aku menyukaimu yang tidak pernah kukenal dengan baik walau hanya sebutan apalagi namamu.
aku menyukaimu yang hanya beberapa kali kudengar merdu dan indahnya suaramu, yang kurasakan sesaat teduh dan tenangnya berada disisismu.
aku menyukaimu yang memiliki semuanya dan luarbiasa sempurna.
aku menyukaimu yang hari ini memberanikan diri berkata suarmau cantik dan parasmu luar bisa indah lalu kamu membalas dengan lagi-lagi senyuman hangat dan suara lembut "kamu juga".
aku menyukaimu.. oleh karena itu bisakah aku meminta Tuhan membuat dirimu nyata dalam cerita sederhanaku?
kau berbeda, dan aku rasa aku akan segera menjadi penghuni dirumah sakit jiwa karenanya.
28 agustus 2013
mungkin Tuhan memilki rencana lain, hingga kamu tak lagi muncul dan kurasa hilang ditelan malam atau semacamnya. delapan hari, dan kamu tidak pernah kulihat pulang walau kutunggu hingga pukul duabelas malam. mungkin aku yang sederhana juga tak boleh memimpikan kamu yang luar biasa..
Yang selalu kamu ungkapan tentang "teman"..
Selasa, 10 September 2013
Bahagia untukmu...
Minggu, 08 September 2013
Bisakah aku...?
Aku berasumsi,
Bermimpi tentang mencapai sebuah kisah indah yang akan menjadi nyata.
Semua dapat kulakukan, bahkan aku bisa mengepakkan sayap dan terbang tinggi.
Kuberikan semua harapan dan kekuatanku untuk tetap berdiri dan berpegang erat pada keyakinan,
Lalu kenapa kau, dia dan yang lainnya selalu membuatku mundur dan menyerah?
Ucapku dalam hati, aku akan! Aku bisa! Akan kutunjukkan!
Lalu seketika kalian hanya berbisik, menyerahlah..
Aku tak cukup rapuh untuk berhenti, tetapi batin dan hatiku tak juga terlalu kokoh untuk bertahan dan berpura itu tak terjadi,
Kulakukan. Dan seluruh tenangaku kuhabiskan untuk sisa harapanku yang terakhir itu,
Dan kenapa semua menjadi hal yang sangat sulit untukku?
Bisakah aku membenci hal itu?
Ketika semua tenaga dan keyakinan runtuh sedikit demi sedikit menjadi sebuah harapan sayu,
Sepertinya mereka benar..
Lalu kalian tersadar dan berhenti menghentikan lalu berbalik memberi harapan,
Dan, tapi itu semua sudah terlalu melelahkan
Hingga tenaga yang seluruhnya telah menjadi harapan tak lagi jadi kekuatan,
Aku telah lemah tegulai dan lesu,
harapanku untuk bisa dan bertahan sudah terkikis!
Seiring dengan tak ada kepercayaanmu, tak pernah dukunganmu, dan rasa takutmu.
Aku lelah mencoba membuatmu percaya, aku bosan menjadi berani, aku bahkan mulai berhenti untuk bermimpi.
Aku mulai tak lagi percaya pada mimpi itu,
Mungkin itu hanya caraNya untuk menyenangkan hatiku saja,
Mungkin katanya benar untuk menyerah,
Mungkin itulah aku yang tak bisa,
Kenapa aku runtuh dan sangat lelah seperti ini? Bahkan mereka tak menyentuh bahkan setitik kulit luar raga kokoh ini.
Kenapa aku ingin berhenti dan merasa tak ingin lagi mencoba? Mereka tak membentak, mereka hanya berbisik.
Dan seketika pertahanan dengan ribuan kepercayaan diri, rasa berani dan keyakinan itu runtuh.
Bisakah aku?
Aku tak yakin lagi, tak seperti kemarin ketika ribuan rasa berani itu menyelimuti.
Mampukah aku?
Aku tak mengerti lagi, tak seperti kemarin dengan ribuan pemahaman yang membuat semuanya seakan akan benar nyata dan seperti terjadi.
Akankah aku?
Aku tak bisa meyakini lagi, seperti lalu ketika senyum dan tawa semangat bagai ribuan tenaga yang selalu di isi ulang lagi dan lagi.
Kenapa mereka begitu padaku? Kenapa perlakuan untukku begitu? Berbeda padaku?
Bisakah aku?
Ketika mentari tak menyapa dengan hangat dan pasti.
Bisakah aku?
Ketika sedikit masa depan memperlihatkanku pada perubahan dan mimpi-mimpi itu tak kumiliki.
Bisakah aku?
Bahkan kau dan sekarang diriku pun tak lagi yakin aku bisa.
Bisakah aku?
Saat semua bukti menujukkan padaku semua itu mungkin tak berarti.
Aku akan disini menunggu datangnya hari, menemukan apa yang hatiku cari, melihat nyatanya sebuah mimpi, mengapai apa yang menjadi imajinasi, terseyum manis pada dunia atas pemilik hati, menjadi awal dari sebuah lembaran baru yang menjadi dongeng yang mengisi hati, membahagiakan, mengapai, menjadi, memiliki apa yang duniaku cari.
Bisakah aku....?