Ini dan itu tak melulu aku, ini dan itu tak melulu tentangmu. Terkadang bunga-bunga hanya saja terlalu indah jika hanya jadi pemandangan. Terkadang juga pakai hati yang meluap jadi kiasan. Entahlah, aku hanya suka kata-kataku yang menjadi sebuah kalimat.
Selasa, 16 April 2013
changes? pain? learn?! you never get anything!!
Selasa, 09 April 2013
............"
sejujurnya saya tau
hanya saja terlalu semu jika saya tidak tersenyum dalam bayang-bayang bahagia itu
dan ketika waktu membuktikan
itu bukanlah lagi rasa sakit
saya suka waktu yang singkat itu, ketika semua keadaan membuat hal seakan nyata
saya suka menjadi bagian dari kisah yang membuatnya bahagia, walaupun kalah
bahkan kalah pada langkah awal
harusnya kamu jangan takut, saya tidak sebanding dengan kamu
saya tidak sehebat kamu, saya tidak seindah kamu
harusnya dari awal kamu tenang dan bersikap seperti biasa
dia akan datang dengan sendirinya, kepada kamu..
saya hanya udara segar yang tak sengaja lewat pada bungga kecil yang baru saja mekar
hingga pada waktu itu, bunga kecil itu berfikir bahwa hanya ada saya
saya..
bosan menunggu, jadi saya juga tak akan lagi menunggu
ini terlalu melelahkan..
bahkan siapa saya berani menunggu,
tidak seperti kamu, tidak seperti yang lainnya
saya bahkan tak tersenyum untuk diri sendiri
hanya itu,
adakah yang membutuhkan saya? tidak.
mereka hanya datang lalu pergi, membutuhkan sejenak lalu ketika selesai menghilang
iyaa.. jelasnya begitu, dan memang begitu,
tidak pernah ada yang bertahan cukup lama hanya untuk saya
saya tidak punya apa-apa
tidak menyenangkan, tidak punya sifat menarik, egois, jahat, dan saya tidak indah
walaupun begitu, saya percaya seseorang akan datang dengan tulus
hanya untuk saya, hanya untuk menjadi bagian dari hidup saya
tapi menunggu di persimpangan dengan waktu yang selama ini pun,
tak membuat siapapun datang..
tidak ada satupun..
mereka tetap hanya datang untuk satu tujuan, lalu berlalu seakan semua baik-baik saja
saya tidak benar-benar baik, saya tidak benar-benar tersenyum
tapi senyuman yang lain cukup untuk saya
saya rasa, saya bosan menjadi seperti itu
satu orang saja, bisakah kamu membutuhkan saya?
tidak hanya datang, memanfaatkan lalu berlalu seakan saya tak punya rasa
lalu ketika datang kembali, menyalahkan..
kenapa kamu tidak mengerti itu sakit, kenapa kamu tidak mencoba berfikir saya menunggu
tidak apa, saya baik baik saja..
Rabu, 06 Maret 2013
Bukan kelingking, tetap ibu jari
Selasa, 26 Februari 2013
Abonded
Dan senjapun tiba,
Dengan sedikit lelah dan dahaga yang tak oudar bahkan jika meneguk puluhan liter air..
Dan sebentar lagi bulan akan muncul, bintang bintang akan memandang bumi dari kejauhan, di atas sana..
Lalu tak akan lama waktu berselang, malam akan larut,
Dan aku akan mengucapkan selamat malam lalu mencoba untuk tidur.
Dan kisah di mulai,
Mulai dari lalu lalang imajinasi imajinasi kecil,
Bayang bayang akan seorang sosok sempurna,
Rasa sakit karna kenyataan hidup yang tak adi bagimu,
Perasaan sendiri dan kesepian,
Dan rasa keluh seakan tersesat.
Imajinasiku sederhana,
Di cintai, bebas, dan punya banyak teman,
Bayang bayangku tetap sama, seseorang yang akan mencintaiku apa adanya,
Rasa sakit itu masih tetap seperti yang kemarin, hanya saja belum sembuh,
Lalu sendiri dan kesepian yang kataku, sepertinya bahkan ketika kamu punya segalanya terkadang kamu merasa kosong,
Keluh san tersesat yang kataku pada akhir malamku, mungkin aku butuh sedikit pertolongan.
Bahkan jika aku punya hati yang sabar,
Aku tetap manusia biasa,
Bahkan jika aku terus dan terus memaafkan, tidak kah itu terlalu menyakitkan,
Sulitkah untuk mengalah, atau setidaknya mencoba memahami,
Aku bukan musuh, dan terus dan terus d anggap begitu,
Aku lakukan yang bahkan tak ku kehendaki,
Lalu jika terjadi sebuah kesalahan yang di luar batasku,
Apakah aku yang harus menanggungnya?
Aku akan menjadi pendengar setia, aku janji!
Tapi aku hanya manusia, jadi bolehkah aku lelah..
Bukan salahku hujan turun,
Bukan kehendakku petir menyambar,
Bahkan bukan mauku langit murka,
Lalu aku harus jadi sebuah wadah untukkmu marah?
Tidakkah kau berfikir aku lebih kesepian,
Aku lebih terluka, aku lebih tak punya siapa siapa,
Dan kau tetap berteriak dan memaki untuk kelalaianku,
Sudah kulakukan, dan walau ku katakan ribuan kali,
Itu hanya sebuah alasan bagimu,
Kau menyebalkan!! Aku bosan.
Aku hanya berhenti ber argumentasi,
Aku hanya berhenti bersuara, berhenti mengeluarkan pendapatku,
Tidak perlu!!
Tidak akan ada yang mendengarku.
Bagaimana jika aku yang marah
Atau aku yang murka, setidaknya kau tau rasa itu,
Ahhhh!!
Terserah, aku tak mau peduli,
Jadilah apa yang kau, kalian mau!
Aku tak akan lagi bersuara.