Ini dan itu tak melulu aku, ini dan itu tak melulu tentangmu. Terkadang bunga-bunga hanya saja terlalu indah jika hanya jadi pemandangan. Terkadang juga pakai hati yang meluap jadi kiasan. Entahlah, aku hanya suka kata-kataku yang menjadi sebuah kalimat.
Kamis, 08 Oktober 2020
Jumat, 04 September 2020
surat cinta
aku, ingin dimiliki
dengan lembut, dengan cinta, dengan rasa takut kehilangan
dengan rasa seutuhnya ingin memiliki
aku, ingin di rengkuh
dipeluk dengan hangat ketika luka, di beri semangat ketika lelah
sesekali kita bertengkar, lalu aku akan menangis terluka
sesekali kamu marah dan aku juga akan ikut marah
aku egois dan selalu menang
kamu mengerti dan selalu tersenyum mengalah
seperti seharusnya
seperti yang di ceritakan orang-orang sewajarnya
aku ingin menjadi marah ketika kamu di sentuh yang lain
aku ingin kita berjalan seiring
aku menggengam tanganmu dengan hangat
bersandar di bahumu
hmmm, kita berdua suka mendengarkan live music
sesekali kamu bernyanyi dan bermain gitar untuk aku
suaramu indah
sesekali aku ikut bernyanyi dan terhenti
suaraku jelek!
kamu tertawa geli, aku lagi-lagi ngambek
kita sama-sama suka menikmati warna-warni lampu jalan
hanya pergi tanpa tujuan
oh iya, akan lebih baik kamu marah ketika aku terlihat cantik atau tersenyum kesembarang orang
"cuma punyamu, cuma untukmu"
lalu perjalanan jadi panjang, jadi lama, jadi awet
jadi kita, jadi halal, jadi keluarga
setelahnya kita sering mengunjungi banyak tempat
pantai, laut, gunung, sawah kemana saja, berdua
menatap langit luas dan awan biru bersama
menghadapi medung dan hujan lebat bersama
menangis dan bahagia
saling melukai dan saling memafkan lagi
saling mengalah satu sama lain
saling membesarkan ego di hari lain
sesekali aku ingin kita duduk berhadapan
aku ingin memandang matamu dalam-dalam
melihat betapa aku ada disana
di kedua bola mata yang amat indah itu
hanya bahagia dengan menetap disana
hmmm, kamu tidak tertarik dengan yang lain kecuali aku
sabar dan patuh menghadapiku
postur tubuhmu yang tinggi tegap dan tangan-tangan kokoh yang siap bertaruh itu
senyum manismu, suara paraumu, matamu yang indah dan bau tubuhmu yang wangi
aku akan mecintai semuanya
seutuhnya
lalu kita akan berjalan lagi, lebih jauh lagi, lebih lama lagi
terus dan terus
"andai aku punya yang begitu, andai aku ditemukan dengan yang seperti itu, dan jikalaupun kamu tidak seperti yangkumau. asalkan mencintaiku dengan segenap hatimu. cukup bagiku, sisanya biar kulengkapi cerita itu".
"tapi aku sudah terlalu tua untuk berkhayal"
Kamis, 03 September 2020
nelangsa
sunyi sunyi kesunyian
hening hening tanpa bisikan
memulai lagi, berjuang lagi untuk melangkah
untuk tetap pada porosnya
baik, baik, kuat, kuat
kadang raut-nya tersenyum
kadang raut-nya menooh
kadang sikapnya ramah
kadang tuturnya cukup untuk melukai seluruh pertahanan
sikap? jangan di tanya
hari ini mentari bersinar dengan terik
jauh dan tinggi di atas sana
namun hati terasa teduh dan riang
esok awan hitam memenuhi
hujan rintik mulai berjatuhan dan tak lama menjadi lebat
dan jiwa ikut merintih dan sedih
jiwa jiwa yang katanya berwibawa
jiwa jiwa yang kata orang kebanyakan bijaksana
sungguh aku tak menggerti darimana mereka menilai
hati harus setegar baja dan sikap harus selembut sutra
tersenyum lagi tersenyum lagi tersenyum lagi
tidak apa, besok juga baik
sabar sabar sabar
di depan sana ada pemberhentian dan tak lama lagi kita tiba
walau jemu, walau sepi, walau tak juga berkawan untuk menghadapi
namun masih bertahan hingga saat ini
katanya dengan menjadi baik bahwa seribu kebaikan juga akan sampai
tapi menanti dengan sabar dan terus berusaha sekuat tenaga untuk itu
membuat hati semakin rapuh
jiwa semakin terkikis
bahwa perjalanan panjang dan jauh dengan segala perjuangan itu
tidak juga sampai pada kata bahagia dan baik
nelangsa
Minggu, 27 Oktober 2019
Jumat, 13 September 2019
Merayap hingga lenyap
Dan detik berlanjut,
Tidak berhenti ataupun berjeda
Tidak melambat ataupun tergesa
Hanya terus dan terus merayap
Pelan.. pelan.. dan pelan..
Tidak peduli koreng bernanah
Tidak tau sembuh atau basah
Bahagia dan suka
Sekecil apapun, se cukup umur siapapun
Terus dan terus,
Beberapa tetap sama
Ada yang masih pada tempatnya
Ada yang secara signifikan berubah
Ada juga yang selalu diam untuk hal yang sama
Masih tetap sebagian mencari
Beberapa lagi menemukan dan...
Selebihnya hanya menyusuri tapak hingga perberhentian
Bosan
Jenuh
Lelah
Sisanya menyerah menyusuri, mungkin kecewa
Beberapa merasa memiliki banyak dan terjebak dalam kosong
Beberapa merasa menemukan dan pada akhirnya kehilangan
Beberapa lagi terengut dan sudah terlambat untuk merebut kembali
Sisanya mengambang di udara, tidak memiliki, menemukan ataupun terengut apapun
hanya terus dan terus melayang
Oh..
Yang terakhir percaya bahwa ketika saatnya datang ia akan menemukan, memiliki dan tidak pernah kehilangan
Bahwa tidak ada yang salah ketika akal berfikir
Bahwa tidak sepenuhnya juga benar ketika akal akhirnya memutuskan
Namun begitulah yang terjadi kemudian..
Dan tiba-tiba seseorang menujuk perihal salah dan benar
Mengatakan jahat dan baik
Menjauhi, membenci, melukai tanpa mengetahui
Tanpa tau mengenai "pembuka", "isi", "penutup" dan "pada akhirnya"
Banyak yang berubah dari diri terdahulu
Banyak luka robek dan sembuh lagi
Banyak yang menyerah dan terus lari
Ada pula yang menunggu dengan sabar dan selalu menunggu, tanpa tau
Tapi waktu tetap merayap hingga lenyap...
-13 September 2019-